Print Friendly and PDF


Komitmen transparansi

Kurangnya transparansi pada sektor kehutanan suatu negara adalah salah satu tantangan dalam tata kelola yang membuat kegiatan pembalakan liar terus berlangsung. Kesepakatan Kemitraan Sukarela (VPA), karenanya menggabungkan komitmen yang dipegang oleh negara mitra untuk membuka akses informasi agar publik dapat memeriksa guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Komitmen negara mitra mengenai transparansi terlihat dibeberapa tempat di dalam naskah dan lampiran VPA. Sebagian besar VPA mempunyai lampiran mengenai pembukaan informasi untuk kepentingan publik yang memuat informasi berisi daftar komitmen yang telah dibuat oleh negara mitra.

Dengan membuka informasi akan memperkuat tata kelola sektor kehutanan dan memungkinkan implementasi VPA untuk dimonitor. Beberapa VPA juga mengakui peranan observer independen dalam pengawasan dan pelaporan mengenai implemetasi VPA.

Komitmen-komitmen di dalam naskah dan lampiran VPA tidak hanya cara VPA mendukung transparansi. Sifat dari proses dan pendekatan partisipatif dalam pembuatan keputusan pada VPA memungkinkan adanya pemeriksaan dalam sektor hutan negara.

Baca lebih lanjut di bagian Kupas VPA pada bagaimana VPA dapat meningkatkan transparansi.

Informasi lebih lanjut

Tautan eksternal

Bollen, A. and Ozinga, S. 2013. Improving Forest Governance. A Comparison of FLEGT VPAs and Their Impact. FERN. 50pp. [Download PDF]

Global Witness.2012. Making the Forest Sector Transparent. VPA Transparency Gap Assessment 2012. [Download PDF]



 

Disclaimer. Isi dari Kupas VPA berasal dari pelajaran dan pengalaman yang diambil dan digambarkan oleh EU FLEGT Facility dan dengan demikian sepenuhnya menjadi tanggung jawab EU FLEGT Facility. Untuk komentar dan pertanyaan, mohon untuk menghubungi EU FLEGT Facility pada: info@euflegt.efi.int

© European Forest Institute 2016