Print Friendly and PDF


Komite implementasi bersama VPA

Dalam setiap Perjanjian Kemitraan Sukarela (VPA), Uni Eropa dan negara mitra membuat komite implementasi bersama. Tujuan utama dari komite adalah mengawasi pelaksanaan VPA. Panitia memiliki pertemuan teknis dan politik. Anggota komite mewakili Uni Eropa dan negara mitra VPA. Lampiran di dalam VPA, atau di dalam naskah utama, menjelaskan bagaimana komite implementasi bersama dioperasikan.

Namun, komite implementasi bersama hanya menjadi operasional ketika kedua belah pihak telah meratifikasi perjanjian VPA. Ini berarti akan ada kesenjangan dalam pengawasan pelaksanaan pada periode antara ketika para pihak menandatangani VPA pada akhir tahap negosiasi dan meratifikasinya.

Dalam banyak proses VPA, oleh karena itu, para pihak yang telah membentuk komite implementasi bersama interim memberikan pengawasan pada periode antara penandatanganan dan peratifikasian VPA.

Beberapa negara mitra VPA memberikan nama yang berbeda untuk komite implementasi bersama. Di Ghana, misalnya, panitia itu disebut Pemantauan Bersama dan Pengulas Mekanisme. Di Kamerun namanya adalah Dewan Implementasi Bersama.

Kegiatan komite implementasi bersama

Naskah utama dari VPA, atau lampiran, menjelaskan tujuan prinsip-prinsip dan kegiatan operasional komite. Lihat bagian dari Kupas VPA pada lampiran tentang komite implementasi bersama..

Sebagian besar VPA juga memiliki lampiran terpisah yang merinci jadwal pelaksanaan. Jadwal ini merupakan dasar untuk sebuah komite implementasi bersama untuk membuat rencana kerja dan memantau kemajuan.

Kegiatan komite antara lain:

  • Menyetujui jadwal pelaksanaan dan evaluasi kemajuan
  • Mengatur jadwal untuk pelaksanaan, rencana kerja tahunan dan capaian
  • Menangani keluhan atau masalah dari para stakeholder di negara mitra atau Uni Eropa
  • Mengawasi evaluasi bersama dari sistem jaminan legalitas kayu untuk menentukan kesiapan sistem
  • Merekomendasikan tanggal untuk lisensi FLEGT agar sepenuhnya beroperasi
  • Mengulas laporan dari auditor independen dan monitor pasar independen
  • Menyelesaikan perselisihan yang timbul antara pihak-pihak
  • Mengulas dan merekomendasikan perubahan lampiran VPA
  • Mengatur kerangka kerja untuk memantau dampak sosial, lingkungan dan ekonomi dari VPA, dan untuk menanggapi temuan pada pemantauan dampak
  • Menerbitkan kesimpulan utama dari pertemuan komite dan laporan tahunan

Di beberapa negara, komite implementasi bersama telah menjadi platform bagi para stakeholder untuk mengangkat isu-isu tata kelola terkait dengan masalah kehutanan yang tidak tercantum dalam VPA.

Laporan tahunan komite implementasi bersama

Laporan tahunan komite implementasi bersama dapat memberikan informasi tentang:

  • Kemajuan pencapaian tujuan VPA dan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan VPA
  • Volume perdagangan kayu berlisensi FLEGT
  • Aksi untuk mencegah ekspor atau impor produk kayu ilegal, atau untuk mencegah penempatan atau perdagangan produk kayu ilegal di pasar domestik
  • Kasus pelanggaran skema lisensi FLEGT dan tindakan yang diambil untuk menanganinya

Susunan komite implementasi bersama

Ketua. Ketua komite implementasi bersama adalah seorang pejabat pemerintah senior dari negara mitra, seperti menteri yang bertanggung jawab untuk kehutanan, dan seorang pejabat senior dari delegasi Uni Eropa di negara mitra, seperti kepala delegasi Uni Eropa.

Uni Eropa. Delegasi Uni Eropa di negara mitra VPA memimpin Uni Eropa dan mengundang perwakilan dari negara-negara anggota Uni Eropa untuk bergabung dengan tim Uni Eropa. Negara anggota Uni Eropa yang paling mungkin akan berpartisipasi adalah mereka yang memiliki kepentingan di bidang kehutanan, kepentingan di bidang perdagangan kayu dengan negara mitra atau mereka yang mempunyai program kerjasama pembangunan yang relevan di negara tersebut.

Negara mitra VPA. Delegasi negara mitra biasanya terdiri dari perwakilan badan pengawas hutan pemerintah, otoritas perizinan FLEGT, kementerian dan departemen pemerintah yang terlibat dalam pelaksanaan sistem jaminan legalitas kayu, seperti bea cukai, dan kementerian lain atau departemen yang bertanggung jawab atas keuangan, perdagangan internasional, dan/atau hubungan luar negeri. Dalam kebanyakan VPA yang telah diratifikasi sampai saat ini, pemerintah negara mitra telah menyertakan perwakilan dari sektor swasta, organisasi masyarakat sipil dan/atau masyarakat di dalam komite implementasi bersama. Sebagai alternatif, pemerintah telah membentuk cara agar komite dapat memberikan umpan balik pada struktur stakeholders. Beberapa negara mitra VPA telah menyediakan kursi komite untuk anggota parlemen dan/atau tradisional kewenangan.

Pengamat. Setiap komite implementasi bersama memiliki dinamika dan sekelompok peserta untuk diundang dan bergabung dalam pertemuan. Kedua pihak mengundang stakeholder dan pengamat lain untuk bergabung dalam pertemuan dengan persetujuan bersama. Pengamat dapat:

  • Memberikan keahlian khusus, misalnya konsultan yang akan melaporkan temuan
  • Berusaha untuk memahami kebutuhan dan keprihatinan VPA, misalnya mitra donor
  • Bertindak sebagai anggota tim untuk tujuan tertentu, misalnya untuk mewakili negara-negara anggota Uni Eropa atau organisasi masyarakat sipil di negara mitra. Anggota tersebut adalah tambahan selain individu yang secara resmi bagian dari panitia.

Sekretariat. Di sebagian besar negara mitra VPA sampai saat ini, pemerintah telah menyediakan sekretariat untuk mendukung komite implementasi bersama dalam mengatur pertemuan, mengkoordinasi kegiatan dan berkomunikasi. Di Indonesia, sekretariat berbasis di struktur pemerintah Indonesia, tetapi akan dipimpin bersama oleh delegasi Uni Eropa dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Informasi lebih lanjut

Tautan eksternal

Liberia-EU. 2012. Progress Report: Moving Towards VPA Implementation. Preparation for the Implementation of the FLEGT Voluntary Partnership Agreement. 2011–2012. [Download PDF]

Ghana-EU. 2012. Annual Report 2012: Implementing the Ghana-EU Voluntary Partnership Agreement [Download PDF]

Cameroon-EU. 2013. Joint Annual Report 2013: On the Implementation of the FLEGT VPA in Cameroon [Download PDF; in French]



 

Disclaimer. Isi dari Kupas VPA berasal dari pelajaran dan pengalaman yang diambil dan digambarkan oleh EU FLEGT Facility dan dengan demikian sepenuhnya menjadi tanggung jawab EU FLEGT Facility. Untuk komentar dan pertanyaan, mohon untuk menghubungi EU FLEGT Facility pada: info@euflegt.efi.int

© European Forest Institute 2016